Relevansi Pemikiran Mohammed Arkoun dalam Pendidikan Islam di Indonesia

Hajriana Hajriana

Abstract


Mohammed Arkoun adalah seorang pemikir Islam kontemporer yang berasal dari Aljazair yang aktif mengajar, menulis, dan aktif di bidang sosial. Pemikirannya cukup mempengaruhi perkembangan pemikiran Islam di Indonesia. Pemikiran Arkoun lebih banyak membahas mengenai sastra/ bahasa, pemikiran Islam, etika dan kemanusiaan, kemasyarakatan, pemahaman tentang kitab suci, dan persoalan kaitan antara Islam dan modernitas. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah mengaitkan pemikiran Mohammed Arkoun dengan pendidikan Islam dengan melihat relevansi pemikirannya dengan pelaksanaan pendidikan Islam saat ini di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research) yang bertumpu pada bahan-bahan tertulis dari yang berhubungan dengan tema ini, data dikumpulkan dengan teknik dokumenter kemudian dianalisis dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa relevansi pemikiran Mohammed Arkoun dengan pendidikan Islam di Indonesia adalah 1) Integrasi unsur- unsur modern dalam pengembangan konsep dan praktis pendidikan Islam di Indonesia, melalui reorientasi tujuan pendidikan Islam yang ingin mewujudkan lulusan yang ahli bidang keagamaan sekaligus memiliki skill dalam berbagai aspek kehidupan, yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan tetap menanamkan nilai-nilai Ilahiyah dan humanis; dan 2) Integrasi ilmu agama Islam dengan ilmu pengetahuan umum melalui pengembangan kurikulum terpadu di lembaga pendidikan Islam seperti Pondok Pesantren, Madrasah, Sekolah Islam Terpadu, dan UIN.

Keywords


Pemikiran Mohammed Arkoun, pendidikan Islam

Full Text:

PDF

References


Ajahari. “Pemikiran Fazlur Rahman dan Muhammad Arkoun.” Jurnal Studi Agama dan Masyarakat 12, no. 2 (2016): 232–62.

Arkoun, Mohammed. Berbagai Pembacaan Qur’an. Jakarta: INIS, 1997.

———. Islam Kontemporer Menuju Dialog Antar Agama. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

———. Membongkar Wacana Hegemonik: dalam Islam dan Post Modernisme. Al Fikr, 1999.

———. Rethinking Islam. Yogyakarta: LPMI dan Putaka Pelajar, 1995.

Az Zafi, Ashif. “Pendidikan Spiritual (Analisis Pemikiran Mohammed Arkoun).” Jurnal Dinamika 2, no. 2 (2017): 111–24.

Harb, Ali. Kritik Nalar Al-Qur’an. Yogyakarta: LkiS, 1995.

Putro, Suadi. Mohammed Arkoun Tentang Islam dan Modernitas. Jakarta: Paramadina, 1998.

Rodiah dkk. Studi Al-Qur’an: Metode dan Konsep. Yogyakarta: eLSAQ Press, 2010.

Saifuddin, dan (Habib. “Kritik Epistemologi Tafsir Kontemporer (Studi atas Kritik Jamal al-Banna terhadap Beberapa Pemikir al-Qur’an Kontemporer).” Jurnal Analisis 16, no. 1 (2016): 102–26.

Soekarba, Siti Rohmah. “Kritik Pemikiran Arab: Metode Dekonstruksi Mohammed arkoun.” Journal Wacana 8, no. 1 (2006): 78–95.

Zailani. “Rekonstruksi Tradisi Islam (Studi Pemikiran Muhammed Arkoun tentang Sunnah).” Jurnal Ushuluddin 18, no. 2 (2012): 198–207.




DOI: https://doi.org/10.21093/sy.v6i1.988

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_____________________________________________________________________________________________________________________________________________ View My Stats

Flag Counter

Indexing and Abstracting

   Image result for mendeleyImage result for academia edu


Contact us: Address: PPs IAIN Samarinda; Jl. KH. Abul Hasan No 3, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia. Email Us: journal.syamil@gmail.com